PERANGKAT KERAS COMPUTER

HARDWARE

Perangkat keras komputer (hardware)
Hardware adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak(software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
• Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.
o RAM - tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC
o Buses:
 Bus PCI
 Bus ISA
 USB
 AGP
o ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan
o CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer
• Power supply - sebuah kotak yang merupakan tempat transformer. kontrol voltase dan kipas
• Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan
• Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display
• Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner
• Beberapa jenis penyimpanan komputer:
o CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak.

Pengantar
Secara sederhana, sistem komputer dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu
hardware (perangkat keras), software(perangkat lunak), dan brainware (pengguna).
Ketiga komponen inlah yang membentuk sebuah kesatuan yang disebut sistem
komputer. Sistem komputer tentu memerlukan beberapa perangkat keras untuk
menjalankan pekerjaan sistem komputer. Perangkat yang sudah ada tentu tidak
akan berguna jika tidak dilengkapi dengan perangkat lain yang menjadi pengendali
kerja perangkat‐perangkat keras yang ada. Tentunya perangkat keras dan perangkat
lunak yang sudah ada tidak akan melakukan apa‐apa jika tidak mendapat perintah
dari manusia sebagai pengguna semua perangkat. Perintah‐perintah yang diberikan
manusia akan ”ditangkap” sebagai masukan oleh perangkat lunak melalui perangkat
keras, kemudian masukan‐masukan itu akan diproses sehingga menghasilkan
keluaran seperti yang diharapkan oleh pengguna.

Perangkat Keras Sistem Komputer
Jika kita abstraksikan dalam tingkat atas (yang dipahami manusia), maka perankat
keras sistem komputer terdiri dati 4 komponen:
1. Pemroses,
2. Memori Utama,
3. Perangkat Masukan dan Keluaran,
4. Interkoneksi antar komponen.
Selain keempat komponen utama, perangkat keras komputer pada saat ini sering
juga ditambahkan dengan perangkat komunikasi. Hal ini disebabkan semakin
tingginya kebutuhan pengguna untuk dapat saling berkomunikasi menggunakan
media jaringan komputer

Pemroses
Pemroses (processor) berfungsi mengendalikan operasi komputer dan melakukan
fungsi pemrosesan data.
Pemroses terdiri dari:
• Bagian ALU (Aritmetic Logic Unit) untuk komputasi.
• Bagian CU (Control Unit) untuk pengendalian.
• Register‐ register.
Dua merk yang kita kenal untuk pemroses yaitu AMD dan Intel. Semakin tinggi
ukuran pemroses, makan semakin cepat sebuah perintah untuk dilaksanakan.
Teknologi pemroses saat ini bahkan dalam satu unit perangkat keras pemroses ada
yang sudah dapat memroses tujuh perintah dalam waktu yang bersamaan seperti
pada Intel Core i7.
Memori Utama
Bagian ini terdiri dari internal memory yaitu berupa RAM (Random Access
Memory) dan ROM (Read Only Memory) serta eksternal memory yaitu berbagai
macam disk seperti hard disk, floppy disk dan optical disc.
Memori berfungsi menyimpan data dan program. Memori utama biasanya volatile,
tidak dapat mempertahankan data dan program yang disimpan bila sumberdaya
energi (listrik) dihentikan. Jenis memori ini ada banyak, namun yang saat ini paling
banyak digunakan adalah SDRAM (RAM = Random Access Memory) dan DDR.
kapasitas memori utama menentukan jumlah data yang disimpan sementara
sehingga membantu mempercepat kerja pemroses.

Perangkat Masukan dan Keluaran (I/O Device)
Perangkat masukan dan keluaran berfungsi memindahkan data antara komputer
dan lingkungan eksternal. Lingkungan eksternal dapat diantarmuka (interface)
beragam perangkat, seperti:
• Perangkat penyimpan sekunder (CD, DVD, USB Disk, dll).
• Perangkat keluaran visual (monitor, dll),
• Perangkat keluaran audio (speaker, dll),
• Dan sebagainya.
Perangkat‐perangkat ini berfungsi menghubungkan komputer dengan lingkungan
luar sehingga komputer bermanfaat bagi lingkungannya.

Perangkat Input / Output
1. Keyboard
2. Monitor
3. Mouse
4. Printer
5. Scanner
6. Plotter
7. Harddisk
8.VGA(Video Graphic Accelerator)

Interkoneksi Antar Komponen
Interkoneksi antar komponen adalah struktur dan mekanisme untuk
menghubungkan seluruh komponen (pemroses, memori utama, perangkat
masukan/keluaran, dan perangkat komunikasi). Perangkat untuk menghubungkan
antar komponen ini biasa disebut dengan bus (mirip dengan jalur‐jalur jalanan
kendaraan) yang terdapat di motherboard (papan induk tempat
menaruh/menyambungkan perangkat keras komputer).

CPU
Central Processing Unit Merupakan komponen terpenting dari sistem komputer komponen pengolah data berdasarkan instruksi
yang diberikan kepadanya Dalam mewujudkan fungsi dan tugasnya, CPU
tersusun atas beberapa komponen
Central Processing Unit (CPU) merupakan otak sistem komputer. CPU memilikidua
bagian fungsi operasional yaitu Arithmetical Logical Unit (ALU) sebagai pusat
pengolah data serta bagian Control Unit (CU) digunakan untuk mengontrol kerja
komputer. Biasa disebut dengan nama processor saja.

Komponen Utama CPU
Arithmetic and Logic Unit (ALU)
1.Control Unit
2.Registers
3.CPU Interconnections

Fungsi Interupsi
Mekanisme penghentian atau pengalihan
pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine
interupsi.
Hampir semua modul (memori dan I/O) memiliki
mekanisme yang dapat menginterupsi kerja
CPU.

Tujuan Interupsi
-Secara umum untuk menejemen
pengeksekusian routine instruksi agar efektif
dan efisien antar CPU dan modul – modul I/O
maupun memori.
-Setiap komponen komputer dapat menjalankan
tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali
terletak pada CPU disamping itu kecepatan
eksekusi masing – masing modul berbeda.
-Dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul







Analisa keruskan Monitor (Troubleshoting)

Monitor merupakan perangkat yang penting dalam computer,dibawah ini ada bebebrapa hal yang harus dianalisa jika computer kita mulai rusak.

Isi

1. Daftar Kerusakan Power Supply

Gejala Yang Diimbulkan Kerusakan Komponen
Indikator layar gelap Kabel power, fuse, dioda bridge, transistor output Regulator,
Dioda Zener, IC Oscilator

2. Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen :
- Indikator hidup layar gelap IC Oscilator Horizontal, Transistor Driver Horizontal,
- Transistor Output Horizotal, Playback
- Gambar terlalu ke kiri atau ke kanan Trimpot H-Hold, Trimpot H-Line, IC Oscilator Horizontal
- Gambar melebar bagia kiri dan kanan Transistor Pelebar Jalur, Yoke Defleksi.
- Raser satu garis vertikal Condensator Non Polar.
- Gambar garis-garis hold Card Adapter, IC Syncronisasi, Kabel data.
- Gambar terlalu kontras Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen.
- Gambar tidak fokus Potensio Fokus, SocketCRT.
- Gambar redup/gelap Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen, CRT.
- Gambar lengkung dipinggir kiri dan kanan Trimpot Pinchusion, Yoje Defleksi.
- Ada blanking/garis-garis putih Potensio Screen, Flayback.

3. Datar Kerusakan Vertikal

Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
Raster satu garis horizontal C Vertical, Yoke Defleksi.
Gambar turun naik tidak berhenti Card Adapter, Kabel Data, IC Oscilator Vertical, rimpot V-Hold.
Gambar memendek ketengah IC Vertical, Trimpot V-Size.
Gambar terlalu keatas atau ke bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line.
Gambar melebar bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold,Trimpot V-Line, Trimpot V- Size
Gambar memanjang bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line, Trimjpot V-Size

4.Daftar Kerusakan RGB

Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
Tidak ada warna Card Adafter, IC RGB
Gambar tidak keluar atau kurang jelas Card Adafer, IC RGB
Gambar tidak kelihatan tapi raster terang Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB
Warna gambar tidak lengkap/warna dasar Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB, Transistor RGB, CRT.

5. Daftar Kerusakan Yoke

Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
Raster satu garis horizontal/vertikal Yoke Defleksi
Gambar travesium Yoke Defleksi
Gambar berbentuk lingkaran Posisi Yoke kurang maju kedepan.
Gambar miring ke kiri atau ke kanan Posisi Yoke Defleksi terlalu miring.
Indikator hidup l;ayar gelap Yoke Defleksi

6. Daftar Kerusakan CRT

Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
Indikator hidup layar gelap CRT, lihat kerusakan horizontal.
Filamen tidak menyala CRT, telusuri pembagian tegangan filamen.
Gambar redup tidak kelihatan CRT, naikkan tegangan filamen.
Pada saat power diOFF kan ada cahaya dilayar seperti korek api CRT.
Ada blanking berwarna merah/hijau/biru CRT.
Ada bercak-bercak warna pada layar Hilangkan dengan magnet Degausing.

Konfigurasi Instalasi UPS

Fungsi Utama dari UPS adalah :
a. Dapat Memberikan Energi listrik Sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik
utama (PLN)
b. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera menghidupkan Genset
sebagai pengganti PLN
c. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera melakukan back up
data dan mengamankan Operating System (OS) dengan melakukan shutdown sesuai
prosedur ketika listrik utama (PLN) padam
d. Mengamankan System komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu
System komputer baik berupa kerusakan software,data maupun kerusakan hardware
e. UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan
tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh system komputer
berupa tegangan yang stabil
f. UPS dapat melakukan diagnosa dan management terhadap dirinya sendiri sehingga
memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap system
g. User friendly dan mudah dalam installasi
h. User dapat melakukan kontrol UPS melalui Jaringan LAN dengan menambahkan beberapa
accessories yang diperlukan
i. Dapat diintegrasikan dengan jaringan Internet
j. Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan setting software UPS management
Gangguan –gangguan yang dapat terjadi dengan ketiadaan UPS :

Gangguan pada Hardware:
• Motherboard akan cepat rusak
• Berkurangnya performance systems
• Turunnya performa hardware
• Unreliable systems availability
• Resiko tinggi akan kemungkinan kerusakan hardware yang disebabkan gangguan listrik
surges, spikes and sags
• Biaya tinggi karena harus melakukan penggantian spare part, biaya service, kerugian
waktu dan biaya selama system di repair

Gangguan pada system Software dan gangguan non fisical :
• Kemungkinan Operating systems files corrupt
• Kemungkinan Data files lost dan corrupt.
• Valuable time ( money ) is wasted
• Besarnya biaya tak terduga selama system kembali up
• Berkurangnya loyalitas customer karena system sering down
• Biaya tak terduga yang besar selama menunggu system kembali up karena banyak
karyawan yang tidak bekerja
• Turunnya reputasi perusahaan

Perkembangan UPS hingga saat ini dapat dikatakan cukup pesat, jika dahulu UPS dapat
digolongkan kedalam kelompok peralatan listrik dan elektronik saat ini telah terjadi perkembangan
dan perubahan paradigma sehingga UPS dikelompokkan kedalam peralatan Elektronik dan IT
meskipun fungsi utamanya tidak mengalami perubahan.
Sebelum UPS di installasi sangat dibutuhkan pengetahuan tentang UPS itu sendiri serta
konfigurasi installasi UPS agar system yang akan dilindungi dengan UPS tersebut dapat bekerja
maksimal.
Dibawah ini akan dijelaskan beberapa model konfigurasi UPS :

I. Stand alone UPS (konsep Dasar Penggunaan UPS)

a. 1 UPS, 1 Beban (load)
Konfigurasi ini merupakan konfigurasi instalasi yang paling sederhana dan paling banyak di
adopsi oleh para pengguna hingga saat ini, karena sifatnya yang sederhana dan mudah dalam
penggunaanya. Kapasitas UPS yang digunakan pada konfigurasi ini umumya berkisar antara 300VA
hingga 1000VA.
Gambar.1. Konfigurasi instalasi UPS secara stand alone

b. 1 UPS, beberapa beban (load)
Konfigurasi ini merupakan pengembangan dan pemanfaatan dari konfigurasi sebelumnya
perbedaanya antara konfigurasi diatas adalah jumlah beban yang lebih banyak dan kapasitas UPS
lebih besar dibandingkan dengan konfigurasi diatas.
Gambar.2. Konfigurasi instalasi UPS secara bersama

II. Communication UPS (konsep Lama Penggunaan UPS)

a. 1 UPS, 1 Server, 1 UPS Management Station
Konsep ini menggunakan UPS yang berkapasitas sedang atau besar, pada beban terdapat 1 (satu)
komputer yang diinstall dengan Software management. Yang dimaksud dengan server disini adalah
computer yang bertindak seperti server memanage UPS.
Gambar.3. Konfigurasi instalasi UPS secara bersama dengan satu server
b. 1 UPS, (n) Servers, 1 UPS Management Station
Pada konsep konfigurasi ini UPS dibebani oleh beberapa komputer dimana salah satu dari
komputer tersebut bertindak sebagai server sedangkan komputer yang lain bertindak sebagai client.
Yang dimaksud dengan Server disini adalah komputer dapat melakukan setup dan schedule terhadap
UPS sedangkan client hanya dapat memonitor keadaan UPS dan tidak dapat melakukan tindakan
apapun terhadap UPS.

c. (i)UPS, (n)Servers, (i) UPS Management Station
Konfigurasi ini merupakan adaptasi dari konfigurasi pada bagian c dan atau d dan antara UPS
1dengan UPS yang lain tidak terjadi komunikasi

f. (i) UPS, (n) Servers, 1 UPS Management Station
Konfigurasi ini merupakan adaptasi dari konfigurasi pada bagian c dan atau d dan antara UPS
1dengan UPS yang lain terjadi komunikasi dan konfigurasi ini banyak digunakan pada perusahaan
yang cukup besar dan menggunkan UPS lebih dari satu dalam jaringan

III. Konsep Baru UPS berbasis jaringan web
o Dapat diakses via web
o Pada UPS dipasang webcard berupa SNMP Card
o Memiliki fasilitas email, SMS alert
o Adaptif terhadap teknologi wireless
Pada Jenis Konfigurasi ini Setiap UPS mendapat IP yang uniq sebagaimana layaknya sebuah
computer dalam jaringan sehingga computer dapat memonitor keadaan UPS melaui web, selain itu
juga pada computer di install UPS Software management.

INSTALASI UPS SECARA SERIAL DAN PARALEL REDUNDANTCY
Yang dimaksud dengan redundant ialah system akan selalu mendapat supply power dan proses
maintenance tidak akan menggangu system. Konfigurasi ini banyak diterapkan pada system yang kritis
dimana system tidak boleh down tanpa schedule yang tepat.
Cara kerja system Redundant
System redundant terbagi dua tipe yaitu pertama yang dipasang secara Serial dan yang kedua yang
dipasang secara Paralel

Proses kerja dari konfigurasi ini dapat diurutkan sebagai berikut :
1. Pada saat normal beban akan disupply melalui UPS 1
2. Phasa dan tegangan UPS 2 akan disinkronkan sesuai dengan phasa dan tegangan UPS1
3. Ketika UPS 1mengalami gangguan secara otomatis beban akan mendapat supply listrik
dari UPS 2 dengan perpindahan transfer switch I proses perpindahan transfer switch ini
tidak akan menggangu system karena transfer timenya 0detik .

Konfigurasi secara paralel redundant umumnya memiliki formula N+1. Dalam konfigurasi ini N
merupakan modul yang terpasang dan bekerja mensupply power ke beban sedangkan +1 merupakan
modul yang akan bekerja jika salah satu modul UPS utama mengalami gangguan.


CD
Alat untuk merekam CD harganya kian terjangkau. Tidak sampai ½ juta rupiah kita sudah bisa membeli
perekam CD atau lebih dikenal sebagai CD Writer. Kepingan CD pun harga jauh lebih murah daripada
disket. Dengan harga sekitar 1.500 – 2.500 rupiah kita sudah mendapatkan piringan plastik yang ajaib itu.

TIPE-TIPE PIRINGAN CD

Piringan CD yang kita jumpai dipasaran, pada dasarnya terbagi menjadi 3 golongan. Yaitu CD-ROM, CDR
dan CD-RW. Masing-masing dari tipe CD ini memiliki karateristik tersendiri.

1.CD-ROM
Singkatan dari Compact Disc - Read Only Memory. Piringan CD-ROM ini berwarna perak. Proses
pembuatannya adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser.
Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro – yang sangat kecil sekali.
Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data. Sekali tercipta lubang, maka
tidak bisa ditutup lagi. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai
pelindung dan pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin cetakan. Alat
cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip
seperti itu.
Karena lapisan data itu dibuat pada saat CDROM dicetak, maka tidak heran jika diberi nama ROM (Read Only Memory). Data didalam CDROM tidak bisa dihapus sehingga CD-ROM tidak bisa dihapus atau direkam pada alat CD Writer yang biasa kita miliki. Kualitas CD-ROM ditentukan oleh ketiga lapisan tersebut. Lapisan pemantul harus mampu memantulkan cahaya yang dipancarkan oleh sinar laser dengan sempurna sehingga informasi yang ada di lapisan data dapat terbaca dengan baik. Sementara lapisan pelindung harus kuat agar lapisan data tidak rusak karena tergores atau kotor. CD-ROM original umumnya lebih awet daripada CD-ROM bajakan. Karena kualitas lapisan-lapisan pada CD-ROM original sangat kuat dan berkualitas dibawah standar mutu pabrik yang dapat diandalkan. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan ada pula CD-ROM bajakan yang berkualitas, namun tentu harganya tidak murah.

2. CD-R
Singkatan dari Compact Disc - Recordable. Piringan CD-R ini umumnya berwarna hijau, tapi ada beberapa yang berwarna biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya mirip dengan CD-ROM, yaitu dengan cara menaruh selembar lapisan plastik. Perbedaannya lembaran plastik itu belum disinari oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul.
Lalu kapan lembaran plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak merekamnya.
Itulah sebabnya CD-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya masih kosong.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan menentukan kualitas CD-ROM. Tapi ada yang harus jadi
perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R
yang dijual dipasaran, maka kualitas lembaran data didalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writer-nya.
Dulu banyak kasus, selain dari masalah Buffer Under-Run (kehabisan supply data), dahulu CD Writer
tidak mampu mengenali lapisan data itu dengan baik.
Anda tidak perlu risau, CD Writer jaman sekarang sudah mampu mengenali berbagai CD-R yang ada
dipasaran. Untuk lebih yakin, sebaiknya Anda baca buku manualnya untuk memperoleh informasi daftar
CD-R yang paling optimal untuk CD Writer Anda.
Bagi Anda yang masih menggunakan CD Writer model lama, silahkan kunjungi situs web produsen
pembuatnya untuk mengupdate firmware. Kegunaan dari update firmware ini untuk membantu CD Writer
mengenali lapisan-lapisan data tersebut. Bahkan pada beberapa CD Writer tertentu, dengan hanya update
firmware kita bisa meningkatkan kecepatan rekam tanpa harus beli CD Writer baru. Lumayan kan.

3.CD-RW
Singkatan dari Compact Disc - ReWriteable. Piringan CD-RW ini umumnya berwarna ungu. Proses
pembuatannya mirip dengan CD-ROM atau CD-R dengan cara menaruh selembar lapisan plastik.
Perbedaannya lembaran plastik itu memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup. Seperti yang telah
dijelaskan bahwa lapisan data jika disinari oleh laser akan membuat lubang-lubang sebagai kode. Pada
CD-RW lapisan data itu dapat lubang-lubang itu dapat menutup lagi jika dibutuhkan. Itulah sebabnya kita
dapat merekam dan menghapus media CD-RW ini sesuka hati kita.
butuh tenaga sinar laser yang lebih kuat dari biasanya. Oleh sebab itu pastikan bahwa CD player atau
VCD player Anda mendukung CD-RW.

KAPASITAS CD
Kapasitas CD dapat digolongkan menjadi 2 bentuk fisik. Pertama piringan CD kecil yang berdiameter 8
cm, dan kedua piringan CD normal yang berdiameter 12 cm. Kapasitas CD kecil 8 cm, sanggup
menyimpan hingga 21 menit atau setara dengan 184,57 MB.
Pertanyannya adalah, kok tahu 21 menit sama dengan 184,57 MB? Itulah yang akan dibahas disini.
CD mengenal 2 macam modus, yaitu Mode 1 dan Mode 2/XA. Pada Mode 1, CD akan dibentuk dengan
ukuran 2.048 bytes tiap blok. Jumlah blok tergantung pada ukuran CD. Untuk CD 8 cm memiliki 94.500
blok. Sehingga kalau kita mengkalikan 2.048 dengan 94.500 hasilnya sama dengan 193.536.000 Bytes.
Ubahlah bilangan bytes itu menjadi MegaBytes (MB). Karena 1 MB sama dengan 1.048.576 Bytes, maka
hasilnya 184, 57 MB.
Agar lebih mudah memahaminya, lihatlah tabel dibawah ini;
Timbul pertanyaan, mengapa jumlah blok tiap mode berbeda-beda? Alasannya Mode 1 digunakan untuk
menyimpan data. Sementara Mode 2/XA digunakan khusus untuk membuat CD-Audio atau VCD. Ada
perbedaan mendasar antara data dengan video/audio, yaitu pada data yang digunakan sebagai tolak ukur
adalah kapasitas dalam satuan MB. Namun pada video/audio tolak ukur yang digunakan adalah
berdasarkan detik.
Trik perbedaan kapasitas ini banyak dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk melakukan teknik
Overburn. Dengan overburn kita dapat menyimpan data lebih banyak dari biasanya, teknik ini tidak
disarankan bagi pemula karena dapat menimbulkan kerusakan pada CD-Writer drive jika dilakukan asalasalan.
Diluar dari semua itu, file MPEG-1 yang berukuran hingga 780 MB dapat tersimpan dengan baik
jika kita menyimpannya menjadi VCD, bukan sebagai file data biasa. Lagipula dengan membuat menjadi
VCD, kita bisa menontonnya tidak hanya di PC tapi juga pada VCD player biasa.



RAM Komputer

Pengertian RAM

Kata & ldquo;memory” digunakan untuk menggambarkan suatu sirkuit elektronik yang mampu untuk menampung
data dan juga instruksi program. Memory dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi komputer dan memory juga
menentukan terhadap ukuran dan jumlah program yang bisa juga jumlah data yang bisa diproses. Memory terkadang
disebut sebagai primary storage, primary memory, main storage, main memory, internal storage. Ada beberapa macam
tipe dari memory komputer, yaitu:
- random access memory (RAM)
- read only memory (ROM)
- CMOS memory
- virtual memory
Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah.
Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB.
Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan
program dan data. Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile. Artinya adalah jika daya listrik dicabut
dari komputer dan komputer tersebut mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara
permanen.
Karena RAM bersifat temporer dan volatile, maka orang menciptakan suatu media penyimpanan lain yang sifatnya
permanen. Ini biasanya disebut sebagai secondary storage. Secondary storage bersifat tahan lama dan juga tidak
volatile, ini berarti semua data atau program yang tersimpan di dalamnya bisa tetap ada walaupun daya atau listrik
dimatikan. Beberapa contoh dari secondary storage ini misalnya adalah magnetic tape, hardisk, magnetic disk dan juga
optical disk.
Jenis-jenis RAM

Berdasarkan cara kerja:
- Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)
- Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
- Synchronous DRAM (SDRAM)
- Rambus DRAM (RDRAM)
- Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
- Untuk video :
- Video RAM (VRAM)
- Windows RAM (WRAM)
- Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
- Dynamic RAM (DRAM)
- Static RAM (SRAM)

Berdasarkan Module:
- Single Inline Memory Module (SIMM)
- Double Inline Memory Module (DIMM)
- RIMM (Rambus)

Mempunyai kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 sehingga 80486 dan
beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan Pentium dan beroperasi pada 32 bit.
Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti 80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya
maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dynamic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM.
DRAM menyimpan bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge) yang
harus di-refesh beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM sejenis DRAM lebih cepat, EDO
memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi
digunakan pada komputer akhir-akhir ini .
Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini berbeda daripada SIMM
yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghantaran data. SDRAM (synchronous DRAM)
menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM, FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur
(synchronizes) memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam
dua kecepatan iaitu 100MHz (PC100) dan 133MHz (PC133).
Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU dari
Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk
meningkatkan kemampuan. Juga dikenali sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit
bukan 64 bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline
memory module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar 4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.


Berdasarkan jumlah pin: 30 pin, 72 pin, 168 pin. Berdasarkan kecepatannya (nanosecond)
Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :
- FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory)
- EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory)
- BEDO RAM (Burst EDO RAM)
- SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
- RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)
- DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM)
Adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.
RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.
RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot
Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk menampung:
- data untuk diproses;
- instruksi atau program, untuk memproses data;
- data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary storage atau juga communication device;
- instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem komputer
Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu di main memory, khususnya di RAM yang merupakan memori yang dapat di akses, artinya dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer.

Comments :

0 komentar to “PERANGKAT KERAS COMPUTER”

Posting Komentar